6 CMS Populer Dalam Membangun Sebuah Website – Pada saat kita membuat sebuah website, ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Kalau zaman dulu untuk bisa memiliki website diperlukan kemampuan coding yang handal, jika tidak bisa Anda perlu menyiapkan budget lebih untuk membayar jasa pembuatan website. Tetapi sekarang ini, Anda tidak perlu khawatir karena cara untuk membuat website cukup mudah yaitu menggunakan CMS atau Content Management System.

6 CMS Populer Dalam Membangun Sebuah Website

Mungkin dari sebagian orang yang ada yang belum mengetahui apa itu CMS? CMS (Content Management System) adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengatur konten pada website dengan tujuan agar lebih mudah dalam pengelolaan website. Yang perlu Anda ketahui lagi bahwa di dalam CMS terdiri dari 2 elemen penting yaitu:

1. Aplikasi management konten (Content Management Application) berfungsi sebagai ujung tombak dari CMS. Desain antarmuka CMA memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengelola konten sebuah website. Apalagi desain Dashboard CMS terutama WordPress sekarang ini sudah user friendly, mudah sekali digunakan walaupun untuk sekelas pemula sekalipun.

2. Aplikasi pengiriman konten (Content Delivery Application) secara fungsi CDA menggantikan seorang administrator website. Content Delivery Application mengerjakan semuanya yang ada pada belakang website, sehingga tidak begitu terlihat. Secara mudahnya CDA adalah sebagai backend dari sebuah website.

Salah satu contoh cara kerjanya ketika Anda ingin mempublish sebuah konten dengan mengklik “Publish” pada halaman post, CDA melakukan pekerjaannya dibelakang tombol publish tersebut sehingga konten Anda bisa tampil sempurna pada pencarian di Internet.

6 CMS Populer Dalam Membangun Sebuah Website

Berikut ini ada 6 CMS populer dalam membangun sebuah website yang wajib untuk Anda ketahui nih, yuk disimak penjelasannya.

1. CMS WordPress

WordPress merupakan CMS yang berbasis blog. CMS ini paling digemari karena disamping user friendly, konon katanya menggunakan CMS wordpress memudahkan dalam optimasi search engine atau SEO. WordPress menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database mysql. Meskipun berbasis blog, namun banyak juga pengguna yang menggunakannya sebagai toko online, web forum, maupun web company profile.

Hal Ini dikarenakan banyak pengembang wordpress yang menciptakan extensi atau fitur-fitur yang bisa memungkinkan pengguna membuat web sesuai dengan keinginan. Selain berguna buat blog dan toko online, bagi anda yang menginginkan web nya dilengkapi dengan forum WordPress merupakan pilihan yang lengkap. Karena WordPress juga menyediakan CMS yang bisa digunakan untuk membangun web forum dinamakan BBPpress.

2. CMS Openchart

CMS Openchart adalah CMS yang dikhususkan untuk membuat sebuah toko online. CMS ini juga banyak digunakan baik dikalangan personal maupun developer yang ingin membangun sebuah toko online. CMS openchart ini sudah bisa dikatakan lengkap, karena memang CMS ini dikhususkan untuk E-commerce.

Kesimpulannya adalah Opencart merupakan CMS yang simple, customable (mudah diedit dan dicustomisasi), opensource, mendukung multi bahasa termasuk bahsaa Indonesia, URL Search Engine Friendly, terdapat fasilitas foto tambahan. Dukungan multi pembayaran termasuk menggunakan transfer bank lokal Indonesia, mata uang dapat dirubah ke dalam bentuk rupiah dan fitur tidak terbatas untuk produk. Openchart merupakan pilihan tepat bagi anda untuk memulai bisnis toko online.

3. CMS WIX

WIX merupakan CMS yang sangat mudah untuk digunakan dan spesialis nya adalah website HTML5 yang search engine frendly. Fitur dari CMS ini juga tidak kalah lengkap dari CMS WordPress dengan ribuan template professional yang bisa Anda pilih. Selain itu, WIX juga menyediakan fitur free hosting untuk website yang sudah dibuat sehingga Anda tidak perlu lagi bingung memikirkan masalah hosting.

4. CMS Prestashop

Sesuai dengan namanya CMS ini memang lebih cocok digunakan sebagai suatu webs berbasis toko online atau E-Commerce. Kehadiran toko online ini memang mengalami perkembangan hingga saat ini. Prestashop ini juga bersifat open source. Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan membuat para pengusaha atau pengelola UKM tidak ragu menggunakan CMS prestashop ini.

5. CMS Magento

Magento merupakan sistem manajemen konten open source dan platfrom E-niaga yang kaya fitur, ditemukan pada tanggal 31 Maret 2008 oleh Roy Rubin dan Yoav Kutner. Saat ini, ribuan orang menggunakannya secara aktif dan memiliki kekuatan 1,3 % situs web yang tersedia di internet, Anda bisa menginstall magento ini dengan mudah.

Apabila Anda menggunakan platfrom ini sebagai E-commerce Anda memerlukan bantuan dari Expert Magento Developer untuk melakukan pekerjaan Anda dengan mudah dan lancar dengan sejumlah biaya. Magento ini memiliki pangsa pasar 2,7% dan berusia 5 tahun di bawah umur WordPress. Sama halnya seperti prestashop dan Drupal CMS Magento ini juga lebih cocok digunakan untuk E-commerce atau toko online dengan fitur yang lengkap dan menarik.

6. CMS Drupal

Sama hal nya dengan WordPress perangkat lunak yang satu ini juga bersifat open source dan sampai saat ini sudah ada ribuan komunitas atau pengembang web di seluruh dunia yang mengembangkan dan merawatnya. CMS ini menggunakan lisensi GPL. Dibangun dengan menggunakan bahasa PHP, Drupal ini juga dapat dipasang pada beberapa jenis database seperti MySQL, PostgreSQL, SQLite, MariaDB, dll.

Dengan Drupal Anda dapat dengan mudah membangun berbagai jenis halaman website dari membuat blog sederhana sampai forum online dengan komunitas yang besar. Drupal memiliki beberapa muncul tambahan yang menarik, seperti untuk search tool dan search engine friendly URL, dan agregator berita.

Demikianlah artikel kami kali ini yang membahas jenis-jenis CMS yang biasa digunakan untuk membangun sebuah website, sebenarnya masih ada banyak lagi jenis CMS yang perlu Anda ketahui. Namun, beberapa jenis CMS di atas merupakan jenis-jenis CMS yang populer digunakan oleh masyarakat untuk membangun sebuah website. Gunakan CMS dengan bijak, demi terciptanya masyarakat yang update akan informasi dan dunia teknologi.

Call
Whatsapp
WhatsApp chat