Pengertian Bounce Rate Penyebab dan Cara Menurunkannya dalam sebuah halaman website atau landing page
Apa Itu Bounce Rate?
Bounce rate adalah persentase pengunjung yang datang ke website lalu pergi tanpa membuka halaman lain.
Misalnya, seseorang klik artikel di website kamu dari Google, membaca sebentar, lalu langsung keluar — itu disebut bounce.
Semakin tinggi angka bounce rate, artinya semakin banyak pengunjung yang hanya mampir sebentar tanpa benar-benar menjelajahi isi website kamu.
Kenapa Bounce Rate Penting?
Bounce rate menjadi salah satu indikator penting dalam SEO (Search Engine Optimization).
Google menilai website dengan bounce rate tinggi sebagai kurang relevan atau kurang menarik bagi pengunjung.
Artinya, kalau bounce rate kamu terlalu tinggi, peringkat website bisa turun di hasil pencarian.
Selain itu, bounce rate juga membantu kamu memahami:
-
Apakah konten kamu menarik dan mudah dibaca
-
Apakah desain website kamu nyaman diakses
-
Apakah pengunjung menemukan apa yang mereka cari
Berapa Bounce Rate yang Baik?
Secara umum:
-
0% – 40% = Sangat bagus
-
41% – 55% = Normal / rata-rata
-
56% – 70% = Cukup tinggi
-
>70% = Perlu diperbaiki
Namun, ini tergantung jenis website.
Contohnya:
-
Blog artikel cenderung punya bounce rate lebih tinggi (karena orang baca satu artikel lalu keluar).
-
Toko online idealnya punya bounce rate lebih rendah (karena pengunjung biasanya lihat beberapa produk).
Penyebab Bounce Rate Tinggi
Beberapa penyebab umum bounce rate tinggi antara lain:
- Tampilan website tidak menarik atau lambat dimuat
Pengunjung cepat pergi kalau website butuh waktu lama untuk terbuka. - Konten tidak sesuai harapan
Judul menarik tapi isi tidak relevan = pengunjung langsung keluar. - Banyak iklan yang mengganggu
Terlalu banyak pop-up bikin pengunjung kabur. - Desain tidak mobile-friendly
Sekarang banyak pengunjung pakai HP. Kalau tampilannya berantakan di layar kecil, pasti mereka pergi. - Tidak ada ajakan lanjut (Call To Action)
Misalnya, setelah baca artikel, tidak ada tautan ke artikel lain atau tombol “baca selanjutnya”.
Cara Menurunkan Bounce Rate
Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
- Perbaiki kecepatan website
Gunakan tools seperti PageSpeed Insights untuk cek kecepatan dan optimasi gambar, script, serta hosting. - Buat konten berkualitas dan sesuai judul
Jangan menipu dengan judul clickbait. Pastikan isi artikel sesuai dengan apa yang dijanjikan di judul. - Gunakan internal link
Tambahkan tautan ke artikel lain yang relevan agar pengunjung betah dan menjelajah lebih jauh. - Tingkatkan tampilan dan navigasi website
Desain yang bersih, mudah dibaca, dan responsif akan membuat pengunjung nyaman. - Gunakan ajakan bertindak (CTA)
Contoh: “Baca juga artikel kami tentang SEO dasar” atau “Lihat layanan kami di sini”.
Kesimpulan
Bounce rate adalah tolok ukur penting untuk mengetahui seberapa efektif website kamu menarik dan mempertahankan pengunjung.
Semakin kecil angkanya, semakin baik kualitas pengalaman pengguna di website kamu.
Dengan memperbaiki kecepatan, kualitas konten, dan navigasi, kamu bisa membuat pengunjung lebih lama berada di website — dan itu bagus untuk SEO serta reputasi bisnis online kamu.








